Login

Lupa password?

User Yang Sedang Online
Total 2 uses online :: 0 Terdaftar, 0 Tersembunyi dan 2 Tamu

Tidak ada

[ View the whole list ]


User online terbanyak adalah 20 pada Tue Oct 13, 2009 6:57 pm
Latest topics
» Ragnarok: Believe Visual Novel
by Prasas Tue Dec 01, 2015 11:44 pm

» In Reality Visual Novel
by Prasas Tue Dec 01, 2015 11:42 pm

» Absensi [sehari sekali]
by suzaku_kurosaki Sat Sep 29, 2012 7:29 pm

» OL sambil?
by Mac Mon Apr 30, 2012 8:25 am

» Salam Kenal!
by Sakura Blossom Wed Apr 25, 2012 5:58 pm

» Now playing
by Nanase Sumeragi Tue Jan 31, 2012 5:58 pm

» Visual Novel Engines
by Sakura Blossom Wed Dec 07, 2011 6:46 pm

» Halo.....!
by suu_shirakawa Thu Sep 08, 2011 8:59 pm

» Zona Anti Bohong!
by Nanase Sumeragi Mon Aug 29, 2011 7:51 am

» Lagi sibuk apa?
by Voidy Tue Aug 23, 2011 10:07 am

Pencarian
 
 

Display results as :
 


Rechercher Advanced Search


[omake] Nanase Sumeragi's Story

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

[omake] Nanase Sumeragi's Story

Post by Nanase Sumeragi on Sun Apr 12, 2009 6:31 pm

Story 1 ~

" keluarkan aku dari sini "

Saat itu Nanase yang berada di suatu ruangan yang sangat gelap lalu sempit dan pengap itu dia meminta tolong untuk dikeluarkan dari tempat itu. Ini adalah dari salah satu hukuman dari ayah Nanase karena menurut dia, gadis ini sudah melakukan hal yang tidak sesuai dengan benaknya. Seperti sepuluh menit yang lalu, kedatangan Kakek kerumah Nanase. Vampire kecil ini hanya menyapanya saja tiba-tiba di panggil oleh ayahnya dan di kurung di tempat ini.

" Kau tidak seharusnya menyapa Kakek mu itu! Dia tidak pantas untuk di sapa dengan mu! " Ayah Nanase mnyeret kedalam ruangan yang gelap itu.
" Ayahanda Nanase hanya menyapa Kakekku sendiri kenapa tak boleh?" 'ayahanda' itulah panggilan yang disuruh oleh ayahnya. Yang sebenarnya Nanase tidak sudi memanggil ayah yang keji itu sebagai 'ayahanda'.
" Sekarang Kakek mu tidak memegang kekuasaan di keluarga ini! Dia sudah tidak terdaftar dalam keluarga ini! Ayah sudah berbicara tentang ini beberapakali kepada mu!" dia meneriaki Nanase--padahal Nanase menjawabnya tidak bernada melawan.

..................................................


itulah yang terjadi dalam keluarga nanase sepuluh menit yang lalu. Keluarga Sumeragi, salah satu keluarga darah murni di dalam dunia Vampire. Keluarga darah murni bisa membuat manusia biasa menjadi Vampire tetapi mereka tidak abadi. Hanya umurnya saja yang berbeda. Keluarga Sumeragi sedang digerakkan oleh Ayah Nanase. Anak pertama dari penerus sekarang adalah kembar dan yang di pilih sebagai penerus adalah Nanase. Sejak kecil sudah diberi pelajaran untuk menjadi penerus sebuah keluarga darah murni. Ayah Nanase mengajarnya dengan tindakan yang sangat keras sehingga nanase takut dan membenci ayah nya.

Natsuki adalah adik kembar nanase yang paling di sayangi oleh Nanase. Entah kenapa natsuki tidak dianggap sebagai keluarga Sumeragi oleh ayahnya. Sehingga natsuki bisa bebas apa yang dia lakukan. Dia pun disayangi oleh ibunya maka dari itu Natsuki tetap tinggal bersama keluarga Sumeragi. Dia lah yang selalu menemani kakakknya jika kakaknya itu sedang dihukum.

" Nanase-neechan! ayo kita bermain bersama! " Natsuki tiba-tiba datang setelah nanase sedikit pusing karena di sekap di ruangan yang dia benci.
" natsuki, kenapa kau kesini? Apa kakek masih di luar? " tanya nanase kepada Natsuki. Walaupun dia benci ayahnya tidak berarti kakeknya pun dia benci.
" sudah diusir kembali oleh ayah.. tapi... " dengan nada suara yang sedikit rendah.
" tapi apa natsuki? " nanase merasakan hal buruk yang akan terjadi kepada kakeknya.
" dia di bunuh oleh ayah. " natsuki menangis saat itu--padahal tadi dia datang dengan riangnya.
" benar! dia sangat kejam! aku benci ayahanda! "Nanase ikut menangis juga.

Kematian kakeknya itu sama seperti kejadian dengan saudara yang lainnya. Jika menurut ayahnya salah satu anggota keluarga Sumeragi sudah tidak diperlukan lagi, dia akan membunuhnya sama dengan adik ayah yang waktu itu datang untuk melihat kakaknya menjadi penerus Keluarga. Anggota yang lain pun ikut terbunuh, hanya yang ada Nanase, natsuki, sang ayah dan sang ibu. Itulah lah keluarga Sumeragi yang tersisa.

" yah sudah lah tidak pertama kalinya ayahanda membunuh keluarga Sumeragi. Jadi Natsuki, kau ingin bermain apa? " mengusap-usap mata karena tidak mau dia bersedih terus dan tersenyum kepada Natsuki.
" hm, aku akan kembali menceritakan tentang anak itu ! aku tadi bertemu kembali dengan dia! " semangat mulai muncul seketika saat ingin bercerita kepada kakakknya.
" ah~! anak itu.. Sudah lama tidak mendengarnya. Jadi bagaimana? " nanase pundiam dan mendengarkan cerita sang adik.

Tiba-tiba Ibu Nanase datang untuk mengambil Natsuki kembali. Ibunya tidak suka jika Natsuki berdekatan dengan kakaknya karena Natsuki akan di marahi oleh ayahnya dan ibunya selalu berusaha untuk tidak membunuh Natsuki.

" Ayo Natsuki sebelum ketahuan ayah mu! " sambil menarik-narik tangan Natsuki
" Tapi! " Natsuki melihat Nanase yang sendirian ini merasa bersalah jika dia meninggalkannya.
" Sudahlah, pergilah! " Nanase mendorong-dorong supaya Natsuki mau pergi dengan ibunya.

Akhirnya Natsuki pergi bersama Ibunya dan Nanase masih diam sendiri di ruangan hukuman yang gelap, sempit dan pengap itu. Dia hanya bisa menunggu sampai dikeluarkan dan di maafkan oleh ayahnya. Mungkin setelah dikeluarkan, Vampire kecil ini akan mendapatkan pelajaran lagi dari ayahnya sebagai penerus. Yaitu membunuh vampire lainnya yang merasa harus di musnahkan dalam dunia Vampire ini. Nanase hanya menuruti apa kata ayahnya. Jika 'bunuh', gadis ini akan langsung membunuh orang itu. Semua itu hanya salah satu dari pembelajarannya, banyak hal lain untuk menjadi penerus sehingga Nanase harus berjuang keras menjadi penerus atau tidak korbannya Natsuki dan ibunya sendiri.

" Nona Nanase silahkan keluar. Nona di panggil oleh Tuan. " tiba-tiba sebuah penjaga datang untuk mengeluarkan sang Nona dan menemui sang ayahnya. Mungkin saat nya dia mendapatkan pelajaran kembali dari ayahnya. Gadis ini langsung berdiri dan berjalan menuju Ruangan Ayahnya.

Ruangan Sang Ayah


*tok..tok..*

" Ayahanda, Nanase sudah datang. " suara yang lembut tapi palsu itu dikeluarkan dari mulut Nanase.
" Kemari anakku Nanase." sepertinya sifat yang tadi maraj-marah itu kembali reda. Itulah sifat sang ayah, marah lalu lupa apa yang terjadi.
" Ada apa Ayahanda memanggilku? " gadis ini menghampiri sang ayah walaupun sebenarnya egan dia bersama ayahnya.
" Sepertinya Kita akan kembali turun tangan untuk membunuh Vampire yang telah melanggar aturan keluarga kita. " Ayah Nanase bersiap-siap untuk pergi membunuh vampire itu.
" Baiklah, Ayahanda. " dengan berat hati sang vampire kecil ini mematuhi perintahnya.

Disebuah tempat entah apa dimana, lagi-lagi Nanase membunuh Vampire yang tak berdosa menurut dunia Vampire. Apaboleh buat, tempat ini masih di kawasan kekuasaan keluarga Sumeragi dan bunuh Vampire itu perintah ayahnya. Dia tetap bersabar menghadapi sang ayah yang kejam ini demi adik dan ibunya.......

Story 2 ~

" Neechan! Lewat sini " sambil berbisik-bisik kepada Nanase.

Hari ini kembali lagi Nanase bersama Natsuki mencoba untuk kabur dari rumahnya. Selama ini Nanase hanya keluar rumah jika ada pertemuan dengan keluarga bangsawan atau darah murni lainnya. Saat ini mereka berdua sedang mencoba kabur, Mungkin ini ke empat kalinya mereka kabur. Sebagaimana seorang Vampire yang selalu jeli jika ada mangsanya sedang mengendap-ngendap untuk kabur sehingga selalu butuh perjuangan untuk keluar dari RUmah yang menakutkan itu.

" Natsuki! " Nanase yang terdesak karena sejak tadi dia terjebak diruangan yang sesak dan kecil itu.
" Sebentar! TUnggu sampai mereka pergi! " mereka berdua berbisik-bisik tetapi ribut dengan kelakuannya.
" Natsuki ! Nanase tidak bisa bertahan,,," Nanase mencoba untuk bertahan bersembunyi dan terjebak di ruangan yang kecil itu.
" Sssstt!! " Natsuki membungkam sang kakakknya itu karena merasa akan terdengar dengan Vampire yang lainnya.
" Aduh..." sepertinya sang kakak sudah tak kuat.
" Sekarang! " Natsuki menarik tangannya Nanase untuk langsung kabur.

Akhirnya perjuangan mereka berdua berhasil. Mereka berhasil keluar dari rumah yang terkutuk itu. Dengan penuh rasa bahagia dan senang mereka berlari-lari menuju tempat yang sering mereka kunjungi saat kabur. Dimana tempat itu terlihat sebuah pemandangan indah sekali. Nanase sangat suak bermain ketempat itu, seakan-akan dia sedang bebas dari ayahnya. Tapi itu hanya sesaat, dalam sejam pasti ayah Nanase akan datang menghampiri mereka untuk dibawa kembali ke rumah yang terkutuk itu. Seperti biasa akan mendapat hukuman kembali. Itulah yang harus ditanggung oleh mereka berdua kebahagian sesaat dan kegelapan selamanya.

" Nanase-neechan.. kita main di ladang bunga yuk! "

" Hm? Apa yang kita lakukan disana? "

" Kita akan menemukan permainan yang menarik jika kita pergi sekarang! "

" Ok.. Baiklah "

Ladang bunga, begitu banyak macam-macam bunga yang tersebar disana. Begitu indah tempatnya. Tidak hanya bunga, kupu-kupu dan burung kecil pun berterbangan di ladang sana. Melihatnya hati langsung senang melupakan hal-hal yang buruk yang terjadi setiap hari. Dengan muka yang riang dan rambut yang hitam itu terhembus angin, berlari-lari riang kesana kemari. Dikurung di tempat kegelepan atau tempat yang indah ini? Semua pasti suka tempat yang indah ini termasuk sang vampire kecil ini. Mungkin itu hanya pikiran sesaat. Kegelapan datang menghampiri mereka berdua di ladang bunga itu. Burung-burng kecil terbang tidak karuan dan kupu-kupu pun terbang ke tempat yang lain. Itu tanda sang utusan pemimpin keluarga Sumeragi--Akram datang. Hanya utusan saja sudah membuat seperti ini apalagi yang datang kepala keluarga Sumeragi. Sudahlah ladang bunga ini di habisi begitu saja.

" Nona Nanase Sumeragi. "

" Akram... "

" Neechan! Ayo kita pergi! Kabur saja!"

" Tidak semudah itu kamu 'yang terbuang' membawa sang penerus keluarga Sumeragi! Saya akan membawanya kepada Tuan! " sambil dengan kecepatan yang melebihi Natsuki yang berlari membawa kakaknya itu, melukai punggung nya dengan cakaran yang tajam.

Mereka berdua terjatuh bersamaan dengan Natsuki yang terluka karena cakaran dalam dari Akram--utusan ayahnya. Luka itu membutuhkan waktu yang agak lama untuk memakai kekuatan untuk menyembuhkan diri sehingga sang adik jatuh pingsan. Nanase yang dari jatuhnya sudah kembali berdiri untuk menolong adiknya ternyata kurang cukup waktu. TIba-tiba Akram sudah tepat dibelakangnya dan melumpuhkan Nanase sampai pingsan lalu dibawa dia ke rumah dengan Natsuki yang ditinggalkan begitu saja. Sesampai dirumahnya Nanase diambil alih oleh ayahnya dan dibawa kekamarnya. MEngunci dan Menyuruh Akram untuk menjaganya. Ayah Nanase tidak terima jika anak yang menurut dia satu-satunya dan akan penerus ini terluka atau hilang. Maka dari tiu Nanase tidak diperbolehkan keluar oleh ayahnya.

Tidak begitu lama Nanase tersadar dari pingsannya dan langsung turun dari ranjangnya menuju pintu keluar. Tetapi Pintu itu di kunci dan gadis ini merasakan ada seseorang di depan pintu itu.

" Pintunya?! Siapa yang berada di depan pintu ku? Keluarkan nanase!! Natsuki! "
Sebenarnya logika kita semua pintu itu bisa dihancurkan saja dengan kekuatan vampire. Sayangnya berada dikamar itu mengeluarkan kekuatan vampire itu sangatlah sia-sia.

" Nona Nanase .. "

" Akram kau di sana? "

" Betul. "

" Keluarkan Nanase! "

" Tidak bisa Nona. "

" Akram! " mulai nona ini menaikan suaranya.

" Ini perintah sang Tuan. Sebaiknya diam dulu dan tenang." balas kembali dengan suara yang begitu datar tanpa ekspresi.

" Bagaimana aku bisa tenang! Natsuki kau tinggalkan begitu saja! "

" Saya tidak di perintah oleh tuan untuk menyelamatkan anak itu, Nona"

" ' Anak' itu?! Apa maksud kamu! Dia keluarga Sumeragi juga!" sang nona ini naik darah saat Akram memanggil Natsuki 'anak itu' dibenaknya Natsuki seharusnya dipanggil dengan yang sama dengannya yaitu 'Nona' Sumeragi.

" Nona, anak itu tidak pantas disebutkan namanya oleh tuan. Sebagai anakkembar yang diakui hanyalah kakaknya. Anggap lah nona anak tunggal."

" Beraninya kau! Kau menentang Nanase! " mata yang berwarna ungu kembali kekuning keemasan. Cakranya pun sudah siap menerima darah seseorang.

" Nona bukan Tuan yang menjadi Kepala Keluarga Sumeragi ini. Saya hanya bisa diperintah dan mematuhi Kepala keluarga Sumeragi. " kembali lagi suara yang datar.

" Akram! " Nanase mengacaukan keadaan yang berada di kamar. Mengahncurkan seluruh barang yang berada disana.

" Baiklah. Saya akan masuk kedalam. "

Pikir sang vampire kecil ini saat Akram membuka pintu itu, dia bisa langsung kabur dengan kekuatan fisiknya,yaitu lari. Mungkin utusan sang ayah pun tidaklah bodoh yang kalian kira. Dengan cara teleport dengan bantuan kekuatan vampire pun dia lakukan. Setidaknya setelah itu mereka berdua tidak memiliki kekuatan untuk mengeluarkan diri dengan cara yang sama. Mungkin kekuatan yang berada di dalam Nanase sedang tidak di keluarkan karena pukulan dari Akram yang membuat dia pingsan. Sebenarnya kekuatan vampire kecil ini bisa melebihi ayahnya tetapi karena ketakutan dan tidak tahu cara mengeluarkannya, lawan Akram pun dia lemah.

" Maaf nona. Kita akan lanjutkan suatu hari pertarungan ini. Saya masuk hanya untuk ini." sekali lagi Akram melukai bagian yang mudah disembuhkan. Pukulan yang terkena begitu keras membuat Nona ini pingsan kembali untuk waktu cukup lama.

" Ak..ram.. ka..uuu..." pingsan langsung pada tempat yang berserakan barang pecah hasil dia hancurkan. Akram membawanya ke ranjangnya, sesaat dia melihat nanase seperti dia sayang sekali pada Nona itu. Well, dia sudah dari dulu menjaganya. Apa yang membuat dia tidak sayang? Sepertinya tidak ada. Itu hanya sesaat saja, Akram pun kembali keluar ke tempat dia tadi berdiri.

" Akram..."

" Ah tuan! " tiba-tiba sang kepala keluarga Sumeragi datang ke kamar Nanase. Utusannya itu pun langsung menundukkan kepalanya.

" Bagaimana dengan keadaan Nanase? "

" Tadi sesaat dia terbangun lalu menghancurkan barang-barang yang ada di dalam lalu dia menanyakan 'Natsuki'. Saya sempat membuatnya pingsan Tuan."

" Yah.. Biarkan lah anak itu tetap tidur. Saya merelakannya daripada dia akan menghilang dari hadapan saya."

" Tuan benar-benar menyayangi Nona Nanase. "

" Begitulah, karena itu anak satu-satu nya yang saya miliki."

" Bagaimana dengan 'Natsuki'?"

" Lancang kau! Natsuki bukan anakku! "

" Maaf tuan... Tapi mengapa dia masih di sini?"

" Saya tidak mau melihat Nanase menangis hanya gara-gara dia! "

" ......... Baiklah saya mengerti. "

" Saya ingin melihat keadaan Nanase "

" Silahkan. "







...............................................................................


Terakhir diubah oleh Nanase Sumeragi tanggal Sat Apr 18, 2009 4:38 pm, total 7 kali diubah

_________________


"If he regains consciousness, will you tell him the truth ? And suffer the condemnation ? Even when nobody understood your heart's desire ?" -Kakyou. "The world I know is where I find my loved ones. If they no longer exist, neither does the world." - Kamui
avatar
Nanase Sumeragi

Female
Jumlah posting : 2497
Age : 22
Lokasi : Crysanthenum world >3
Registration date : 12.03.09

Character Info
Character Name: Nanase Sumeragi
Job: Vampire
Status Poin: 5 | 6 | 11 | 11 | 6 |

Lihat profil user http://www.plurk.com/Farui

Kembali Ke Atas Go down

Re: [omake] Nanase Sumeragi's Story

Post by Cairy on Sun Apr 12, 2009 7:10 pm

Uhm... awal cerita yang menarik
*masih bisa bayangin...*

komen saya... paling punktuasinya aja *dilempar*
selebihnya mungkin penjelasan ala latar begitu juga ditambah lagi aja, biar lebih kebayang xD

Lanjuut~

*lagi musim bikin ginian ya ' 'a*

_________________
CLAMP Factory Winter BLANK Theme




Current Work:
- Chap 2 RPU
- Summer Event syalalalala~
- Winter Theme

*admin nggak waras maklum*
avatar
Cairy
Admin

Female
Jumlah posting : 3102
Age : 25
Lokasi : Kota Kembang
Registration date : 07.03.09

Character Info
Character Name: Artheir Rolly
Job: Wizard
Status Poin: 8 | 3 | 10 | 4 | 17

Lihat profil user http://tokyorevelations.wordpress.com

Kembali Ke Atas Go down

Re: [omake] Nanase Sumeragi's Story

Post by Nanase Sumeragi on Sun Apr 12, 2009 9:10 pm

wah terima kasih ^^

hm.. lupa >.< nanti deh kesana nya di lanjutin dengan keterangan lebih lengkap.

*hm gak tau ya? ikut2an ajaxD*

_________________


"If he regains consciousness, will you tell him the truth ? And suffer the condemnation ? Even when nobody understood your heart's desire ?" -Kakyou. "The world I know is where I find my loved ones. If they no longer exist, neither does the world." - Kamui
avatar
Nanase Sumeragi

Female
Jumlah posting : 2497
Age : 22
Lokasi : Crysanthenum world >3
Registration date : 12.03.09

Character Info
Character Name: Nanase Sumeragi
Job: Vampire
Status Poin: 5 | 6 | 11 | 11 | 6 |

Lihat profil user http://www.plurk.com/Farui

Kembali Ke Atas Go down

Re: [omake] Nanase Sumeragi's Story

Post by Maron on Thu Apr 16, 2009 8:03 pm

Nanase~chan, Maron ikut komen yah ^^

Aiyaa, masih prolog, belum keliatan cerita utamanya x3 . .
Eh, itu yang namanya Akram masih muda kan? Kesannya Keren deh XD
avatar
Maron

Female
Jumlah posting : 32
Age : 23
Lokasi : In the Maroona field ♥
Registration date : 14.04.09

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Re: [omake] Nanase Sumeragi's Story

Post by Nanase Sumeragi on Fri Apr 17, 2009 12:50 pm

gak apa-apa..

betul!! hebat.. xD

tadinya mau ada cinta-cinta an nanase ama akram.. setelah di pikir,,, hm... liat aja deh xD.







sebenarnya akram=riechelieu mukanya orangnya sama.. cuman Riechlieu itu plesetan yang di bikin ama komikus nya.. liat wajahnya aja di sgnie nanase xD

_________________


"If he regains consciousness, will you tell him the truth ? And suffer the condemnation ? Even when nobody understood your heart's desire ?" -Kakyou. "The world I know is where I find my loved ones. If they no longer exist, neither does the world." - Kamui
avatar
Nanase Sumeragi

Female
Jumlah posting : 2497
Age : 22
Lokasi : Crysanthenum world >3
Registration date : 12.03.09

Character Info
Character Name: Nanase Sumeragi
Job: Vampire
Status Poin: 5 | 6 | 11 | 11 | 6 |

Lihat profil user http://www.plurk.com/Farui

Kembali Ke Atas Go down

Re: [omake] Nanase Sumeragi's Story

Post by Verin Ichihara on Fri Apr 17, 2009 2:22 pm

haiya....maen kurung-kurungan...

uda bagus nih! ayo kembangkan pake soda kue!!

tapi 1 cerita kok sepotong-sepotong?
kalo bisa buat aja dulu semuanya (1 cerita) baru di post...biar jelas kemana arah ceritanya.. ^^

*dicincang karena banyak komentar*

gambatte, nanase q^0^p
avatar
Verin Ichihara

Female
Jumlah posting : 1340
Registration date : 17.03.09

Character Info
Character Name: Rienne Himiko
Job: witch
Status Poin: 7 | 8 | 5 | 4 | 8

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Re: [omake] Nanase Sumeragi's Story

Post by Maron on Fri Apr 17, 2009 2:31 pm

Wahiii.. =)) Nanase masih kecil, carinya juga yang kecil lha~ *d'injek* somehow, Akram keliatan lebih dewasa :p

Oo, itu yang di siggie Nanase? XD Kereeen~
Lanjut! ^^
avatar
Maron

Female
Jumlah posting : 32
Age : 23
Lokasi : In the Maroona field ♥
Registration date : 14.04.09

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Re: [omake] Nanase Sumeragi's Story

Post by Nanase Sumeragi on Fri Apr 17, 2009 2:36 pm

wah iya.. kan sudah besar nanti *ditandang nanase*

oke ! *berjuang menyelesaikan omake ku ~ xD*

_________________


"If he regains consciousness, will you tell him the truth ? And suffer the condemnation ? Even when nobody understood your heart's desire ?" -Kakyou. "The world I know is where I find my loved ones. If they no longer exist, neither does the world." - Kamui
avatar
Nanase Sumeragi

Female
Jumlah posting : 2497
Age : 22
Lokasi : Crysanthenum world >3
Registration date : 12.03.09

Character Info
Character Name: Nanase Sumeragi
Job: Vampire
Status Poin: 5 | 6 | 11 | 11 | 6 |

Lihat profil user http://www.plurk.com/Farui

Kembali Ke Atas Go down

Re: [omake] Nanase Sumeragi's Story

Post by Sponsored content


Sponsored content


Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas


 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik